Total Tayangan Halaman

Kamis, 23 Maret 2017

SOP PENANAMAN KENTANG PER HEKTAR

     

* Tanaman kentang akan tumbuh optimal pada ketinggian 1.000 2.300 mdpl untuk varietas granollla sedangkan varieas atlantis optimal pada ketinggian 1.000 – 1.800 mdpl dengan suhu harian antara 15- 25 derajad celcius.
     Sarat tumbuh untuk bias menghasilkan produksi yang optimal antara lain :
> PH tanah diantara 5 – 7
> kelembababudara yang tinggi 80 % keatas
> Tanah yang remah atau gembur
> Bahan organic tanah yang tinggi ( 2 - 2.5 % )
>  Penyinaran matahari cukup.
     A.PENGOLAHAN TANAH
> Buat bedengan dengn ukuran dengan ukuran tinggi 40 cm dan lebar 60 cm atau menyesuaikan kontur tanah setempat
> Setelah  bedengan ditentukan dan terbentuk setengah jadi taburkan pupuk sp 36 450 kg kemudian kocor / semprot/gembor dengan irengan yang sudah dilarutkan sebanyak 300 liter,dan tutup dengan tanah hingga bedengan jadi sempurna.
> Diamkan bedengan tersebut dalam keadaan terbuka selama 2 minggu
> Setelah dua minggu cacah kembali bedengan tersebut, selesai mecacah taburkan pupuk za 300 kg ,fertika 10 kg,zk 75 kg kemudian urug pupuk tersebut dengan tipis.
> Sebelum diurug tipis bedengan tersebut semprot dengan Vitaplus terlebih dahulu dengan dosis 5 liter.
> Pengurukan tipis selesai tutup dengan mulsa ( bila pakai mulsa ) bila tidak pakai mulsa 10 hari kemudian bedengan sudah siap ditanami.
     B.PERSIAPAN BIBIT
Bibit kentang sebaiknya menggunakan bibit yang sehat dan tidak cacat,cukup umur dengan bobot antara 25 – 50 gr,dengan 2-4 mata tunas.
Bibit yang akan digunakan maksimal sampai G 5 ( generasi ke 5 ) dan bersertifikat atau minimal dari kelompok tani spesialis pembibitan.
     C.PERSIAPAN TANAM DAN PENANAMAN
Sebelum bibit diatanam celupkan bibit kentang tersebut dalam ember atau bak yang sudah di berikan gibraco dan actor 9 0.5 ml per liter dan 1.5 ml per liter selama 10 menit. Setelah selesai mencelupkan bibit dapat segera ditanam dengan jarak tanam 25 – 35 cm antar umbi. Penimbunan bibit yang sudah ditanam sebaiknya jangan terlalu tebal karena akan menurukan produktivitas.
waktu penanaman umbi bisa dibelah atau dipotong sesuai mata tunasnya atau tanpa dipotong / dibelah menyesuaikan kebiaasaan petani setempat.
     D.PEMUPUKAN
Selain pupuk dasar yang sudah diberikan sebelum tanam pemupukan selanjutnya ada tiga cara yaitu pupuk susulan, pupuk kocor, dan pupuk semprot.
1.Pupuk Susulan
* pupuk susulan pertama diberikan pada saat tanaman kentang berumur 20 hst dengan dosis ; Za 100 kg, sp 36 100 kg, Npk triple 15 atau triple 16 150 kg
*
Pupuk susulan kedua dibrikan pada saat tanaman kentang berumur 40 – 45 hst
dengan dosis Za 100 kg , fertika 20 kg, ( fertika dan za bias dicampur terlebih dahulu supaya za terserap utuh ), Zk 100 kg, dan npk triple 16 50 kg.
* Pupuk susulan ketiga pada umur 60 hst bisa diberikan bisa juga tidak dengan melihat kondisi tanaman.
2.Pupuk Kocor / siram
Pupuk kocor / siram diberikan pada tanaman mulai umur 10, 17,25,35,42 hst
pupuk kocor umur 10 hst ; Agropos 3 ml/lt, irengan 5 ml/lt, plus Kno 2 gr/lt
Pupuk kocor umur 17 hst ; Agropos 3 ml/lt, Gibraco 1 ml/lt, Kalsi+ 2 gr/lt
Pupuk kocor umur 25 hst ; Agropos 4 ml/lt, primavit 3ml/lt, Gibraco 0.5 ml/lt
Pupuk kocor umur 35 hst ; Irengan 7 ml/lt, Mgp 3 ml/lt, Plus Kno 3 gr/lt
Pupuk kocor umur 42 hst ; Vita+ 6 ml/lt, Mgp 5 ml/lt, Plus Kno 3 gr/lt.
Pupuk kocor/siram diberikan menyesuaikan kondisi tanaman bila sampai umur 42 hst sudah tidak memungkinkan diberikan pupuk kocor karena sdh lebat atau rimbun bias dihentikan diganti dengan pupuk semprot / sepray.
3.Pupuk Semprot / spray
Pupk semprot / sepray diberikan pada tanaman mulai umur 50,57,65,73 dan 80 hst.
Pupuk semprot umur 50 hst ; Agropos 5 ml/lt, Primarin B 5 ml/lt, Mgp 4 ml/lt
Pupuk semprot umur 57 hst ; Agropos 5 ml/lt, Primarin B 5 ml/lt, Mgp 4 ml/lt
Pupuk semprot umur 65 hst ; Agropos 6 ml/lt, primavit 5 ml/lt, Primarin B 6 ml/lt
Pupuk semprot umur 73 hst ; Agropos 6 ml/lt, Higroot 0.5 gr/lt, Plus Kno 3gr /lt.
Pupuk semprot umur 80 hst ; Agropos 6 ml/lt, higroot 0.5 gr/lt, Plus Kno 3 gr/lt.
E.Pengairan / Penyiraman
Pengairan atau penyiraman diperlukan bila kondisi tanaman kekurangan air, waktu pengairan ini yang perlu diperhatikan kondisi air jangan sampai basah sekali atau menggenang di parit. Waktu penyiraman bias dilakukan pada pagi hari atau sore hari.
     F.Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendlian hama penyakit ini merupakan komponen terpenting dalam suatu budidaya tanaman. Kegagalan dalam mengendalikan hama penyakit yang menyerang sangat merugikan petani.
Pengendalian hama penyakit selain menggunakan pestisida juga bias dilakukan denga rotasi tanaman dalam setiap musimnya,ini berfungsi untuk menjaga supaya OPT ( organis pengganggu tanaman ) tidak ceat mudah resistant atau kebal terhadap bahan aktif pestisida.
* Penyakit yang sering menyerang tanaman kentang dari golongan cendawan atau jamur dan bakteri antara lain :
>
Busuk daun phythophtora infestan
Penyakit ini dapat menyerang batang,daun dan umbi.,
pengendalian penyakit dapat menggunakan fungisida mikocide 70 wsc 2 ml/lt yang dimix dengan p3 0.25 ml/lt. Tetapi bila serangan cukup tinggi tau parah dapat menambahkan Clearopt 3 ml lt.
> Penyakit layu Fusarium
Penyakit ini dapat menyebabkan tanaman menjadi mati bila tidak segera ditangani, paing banyak menyerang diumur tanaman 30 – 50 hst.gejalanya pagi dan sore segar bugar sedangkan pada saat siang hari tampak layu atau lunglai.
Pengendalian penyakit ini dapat menggunakan Fungidor 50 ec dengan dosis 2 ml/lt aplikasi kocor pada lubang tanamnya dengan interval waktu 2 hri sekali sebanyak 4 kali aplikasi.
> Penyakit layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )
Penyakit ini menyerang pada akar dan batang yang menyebabkan tanaman menjadi berlendir dan membusuk yang akhirnya akan mati bila tidak ditangani secara cepat.
Pengendalian penyakit ini dapat menggunakan Clearopt 20 sc dimix dengan penembus P3
.
> Penyakit Alternaria solani / bercak Lunak
penyakit ini menyerang pada daun dengan sebaran penyakit yang sangat cepat selain kentang penyakit ini dapat menyerang tanaman tomat.
Pengendalian penyakit ini dapat menggunakan Mikocide 70 wsc yang dimix dengan Clearopt 20 sc dan P3.
* Penyakit yang disebabkan oleh nematoda antara lain ;
> nematoda bintil akar ( meloidogyne spp). Penyakit ini menyerang dan merusak perakaran tanaman kentang. Tanda tanda tanaman terserang penyakit ini seperti tanaman tumbuh kerdil disertai daun bagian pucuk pada menguning.
Pengendalian penyakit karena nematode ini dapat menggunakan Basmilat 80 ec mix dengan p3 dengan cara dikocorkan pada tanaman yang terserang.
> Nematoda sista kuning  (NSK). Tanaman yang terserang penyakit ini menunjukkan gejala seperti daun daun menguning lebih awal selanjutnya akan mengering dan mati dampak negative lainnya adalah tanaman menjadi mudah terserang penyakit jamur dikarenakan kondisi tanaman yang buruk akibat akarnya yang rusak sehinggga pasokan nutrisi menjadi terganggu.
Pengendalian penyakit karena NSK dapat menggunakan Basmilat 80 ec yang dimix denga clearopt dan p3 pada dosis masing-masing 2 ml / lt dan 0.5 ml//lt.
* Penyakit yang disebabkan oleh Virus
> Virus PLRV. Penyakit ini menyebabkan daun tanaman menggulung tampak kaku dan kecil ,tanaman akan tumbuh kerdil dikarenakan tidak optimalnya proses fotosintesis.
Pengendalian penyakit ini dengan menggunakan Aktor-9, primavit dan p3 dengan dosis 1.5 ml/lt,5 ml/lt, dan 0.5 ml/lt 3 hari sekali sebanyak 4 kali aplikasi,setelahnya aplikasi sesuai kebutuhan.
> Virus X dan Virus Y. Penyakit ini dapat menyebabkan penyaikit mosaic virus. Vector penyakit ini seperti kutu kebul, mysus persicae. Tanda tanda dari serngan penyakit ini antara lain mosaic pada daun, bentuk daun menjadi tidak sempurna,muncul bercak daun,daun pucuk berwarna lebih muda tidak seperti pada tanaman normal,dampak yang ditimbulkan umbi menjadi tidak normal.
Pengendalian penyakit ini dengan menggunakan actor-9 yang dimix dengan primavit dan p3 dengan dosis seperti pada pengendalian Virus PLRV.
* Hama yang menyerang kentang macamnya cukup banyak seperti oteng-oteng,ulat tanah,kutu daun,thrips dan orong-orong. Pengendalian penyakit ini bias menggunakan basmilat80 ec mix dengan p3 bila yang menyerang ulat,kutu daun, thrips oteng-oteng bias menggunakan biagro 60 ec atau natucide 100 ec yang dimix dengan p3.

G.Panen
Panen kentang setiap varietas berbeda-beda tergantung ketinggian tempat dan musimnya. Akan tetapi rata rata mempunyai kesamaan panen diumur kisaran 90 – 120 hst.

Jumat, 06 Januari 2017

LIQUID SMOKE / WOOD VINEGAR

     Asap cair atau LIQUD SMOKE ATAU WOOD VINEGAR mempunyai fungsi atau kegunaan yang cukup besar dalam dunia pangan atau pertanian,perkebunan dan industri. selain sebagai pengawet alami yang aromatik asap cair juga bersifat antimikroba dan mempunyai antioksidan yang tinggi.
kemampuan asap cair sebagai pengawet makanan alami seperti daging,bakso,mie, ikan ,tahu dll.
     Pada sektor perkebunan karet asap cair dapat digunakan sebagai Koagulan lateks atau pengental getah. disamping sebagai koagulan asap cair juga mampu mencegah serangan rayap pada kayu yang akan digunakan sebagai bahan bangunan.
     Dalam sektor pertanian asap cair yang bersifat anti jamur dan antimikrobia juga dapat digunakan untuk mengendalikan berbagai serangan organisme pengganggu tanaman ( opt ) dapat juga digunakan sebagai penolak.Atau bisa diguakan sebagai campuran membuat pestisida organik.
asap cair klas 1 ( food grade )

Jumat, 13 Mei 2016

OBAT NGOSER / MBOLER / NGINUL, LODOH DAN TROTOL / BERCAK UNGU PADA TANAMAN BAWANG MERAH

1.Penyakit NGOSER,NGINUL ATAU MBOLER pada tanaman bawang merah merupakan penyakit utama dan sering membawa dampak kerugian yang cukup besar bagi tanaman bawang merah. Disini sy akan mencoba langsung ke pokok pengendalian,untuk ciri cirinya dapat dilihat di google.
PENCEGAHAN / PREVENTIF :
sebelum tanam
  • Lahan yg sudah siap ditanami 1 hari sebelum tanam fumigasi lebih dahulu dengan clearopt dengan dosis 1000 ml / ha.pada saat aplikasi bisa menambahkan irengan dengan dosis 30 lt / ha ini gunanya untuk membuat lahan menjadi remah,ketersedian oksigen dalam tanah cukup,akar tanaman muda berkembang 2 x lipat lebih cepat serta menjaga ph tanah tetap netral sehingga bibit cendawan penyakit / patogen tidak bisa berkembang biak.
  • Bibit sebelum tanam sebaiknya direndam atau dicelupkan dalam air yang sudah di beri fungisida mikocide dengan dosis 1ml / lt.
PENGENDALIAN / KURATIF :

  • Tanaman yang terserang segera disemprot dengan fungisida MIKOCIDE dengan dosis 2 ml / liter air,penambahan penembus seperti P3 akan lebih mengoptimalkan penggunaan fungisida.
  • penyemprotan dilaksanakan pada waktu pagi hari setelah matahari terbit dengan interval waktu 2 hari sekali sebanyak 3 kali atau 6 hari disemprot 3 kali.
  • Gunakan air bersih jangan air keruh pada waktu menyemprot.
  • Bila serangan penyakit berat penyemprotan dapat menggunakan DETACIDE  dengan dosis 2 sendok makan pertangki 14 lt.
  • Setelah tanaman pulih segera berikan pupuk yang berkosentrasi P dan K tinggi.serta berikan ppk semprot yang berbasis pupuk mikro.
2. Penyakit LODOH  / nglulup / trotol/bercak ungu merupakan penyakit penting pada tanaman bawang merah. penyakit ini menyerang pada daun terutama pada saat kelembabapan udara tinggi. Penyakit ini disebakna oleh candawan / jamur alternaria porii.
Ciri tanaman yang terserang bercak ungu/ trotol pada daun yang terserang terdapat bercak kelabu keunguan dan didalamnya tampak terlihat garis melingkar seperti cincin.

PENCEGAHAN / PREVENTIF : upaya pencegahan sama seperti yang terserang ngoser/nginul.

PENGENDALIAN / KURTIF :
  • Tanaman yang terserang segera disemprot dengan DETACIDE yang di tambah P3  dengan dosis detacide 2 sendok makan penuh dn p3 5 ml pertangki 14 lt
  • penyemprotn dapat dilakukan pada waktu pagi setelah matahari terbit atau sore hari.
  • Interval penyemprotan 2 hari sekali sebanyak 2 kali.


Senin, 26 Oktober 2015

MACAM-MACAM PENYAKIT VIRUS PADA TANAM CABAI

Penyakit yang disebabkan oleh virus pada tanaman cabai lumayan banyak macam atau jenisnya yg bisa menyerang dlam waktu bersamaan atau bersinergi.tanaman yang terserang virus memiliki tanda atau gejala mosaik,klorosis,nekrotik dan kerdil.
diantara virus yg paling sering menyerang dengan cara bersinergi antara lain CMV (Cucumber Mosaic Virus), PVY (Potato VirusY), TMV (Tobacco Mosaic Virus),TEV (Tobacco etch virus,li Veinal Mottle Virus) dan TYLCV (Tomato yellow leaf curl virus) Virus yang menginfeksi tanaman cabai juga menginfeksi tanaman spesies lain Lebih dari 1800 spesies tanaman dapat terserang virus yang sama menyerang cabai.Vektor atau pembawa virus ini Myzus persicae (aphids), Bemisia tabaci (lalat / kutu kebul ), Thrips tabaci TMV merupakan virus yang diketahui dapat ditularkan melalui benih (seed transmission ).
Pengendlian tentu saja dengan mengutamakan kecermatan mendiagnosa virus yang menyerangnya.stelah diketahui bahwa itu terserang oleh virus dapat menggunakan antivirus/ antiviral
 untuk mengendalikannya .cara kerja antivirus ini dengan menghentikan atau menyumbat pembentukan RNA oleh senyawa salisilat pada tanaman itu sendiri.
senyawa salisilat dpat dipacu atau diproduksi banyak dengn dibantu pemberian senyawa aktif dengan campur tangan bantuan manusia.
Pemberian nutrisi dengan kandungan asam amino dan crude protein tinggi serta unsur ZINK dan KALIUM tinggi akan lebih meningkatkan kinerja senyawa antivirus yg diberikan dan mempercepat proses pengendlian dan pemulihan tanaman yang terserang oleh virus 

Sabtu, 28 Maret 2015

ANTI VIRUS BULAI ,MOSAIK,KERITING,KERUPUK DAN CVPD ( JERUK )

     Produktivitas tanaman hortikultura di Indonesia umumnya masih sangat rendah dari potensi yang sebenarnya,hal ini dikarenakan oleha serangan porganisme pengganggu tanaman yang sulit dikendalikan. Salah satu OPT yang banyak menimbulkan kerugian sampai menurunkan produksi hingga 90% adalah OPT dari jenis virus.
Penyakit yang disebabkan leh virus lebih sulit dikendalikan atau ditangani karena banyaknya tanaman inang dan vektor / pembawanya. penanganan vektor atau tanaman inang lebih sering terlupakan oleh petani padahal ini sangat penting sebagai salah satu komponen keberhasilan pengendalian penyakit ole virus. Pemberian nutrisi yang cukup terutama unsur p dan Mikro juga sangat mendukung ketahanan tanaman terhadap serangan virus.

     Aktor-9 sebagai antivirus pada tanaman membantu petani dalam mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh virus diatas. Anti virus ini bekerja dengan mengaktifkan pathogenesis relatif protein tanaman untuk melemahkan dan menghilangkan virus yang menyerangnya.
Aplikasi Aktor-9 pada tanaman cukup antara 2-3 kali permusim tanam pada level preventif sedang pada level kuratif 2-5 kali aplikasi per musim tanam.
Aktor-9 pada waktu aplikasi bisa dicampur atau dimix dengan insektisida,fungisida,bakterisida,pupuk organik maupun pupuknon organik,kalsium dan zat pengatur tumbuh / zpt.
     Cara pemakaian ;
A. Pada level preventif atau pencegahan
Aplikasi pertama pada umur 10 hst dengan dosis 1-1.25 ml / liter,aplikasi kedua pada umur 20-25 hst dengan dosis 1-1.25 ml /liter.kemudian diamati sampai umur 50-60 hst bila tanaman masih dalam kondisi baik penyemprotan sdh cukup tetapi bila masih belum mantab bisa diulang pada umur tersebut.Selanjutnya untuk menjaga senyawa bahan aktif tersebut selalu berada dalam jaringan tanaman perawatan rutin dengan mengggunakan primavit atau primarin b sebagai nutrsi mikro sangat dianjurkan.
B. Pada level kuratif atau pengendalian
Aplikasi pengendalian adalah aplikasi pada saat tanaman sudah terserang penyakit,pada level ini penyemprotan bisa antara 1-5 kali permusim tanam.
Dosis yang digunakan lebih tinggi daripada dosis pencegahan yaitu antara 2-2.25 ml per liter,
interval penyemprotan 5 hari sekali sebanyak 3 kali atau 15 hari penyemprotannya 3 kali.Pada waktu aplikasi sebaiknya dimix dengan pupuk primavit atau mgp,gunanya untuk memulihkan klorofil yang rusak dan untuk menutup daun yg menguning atau klorosis.
Pengulangan penyemprotan menyesuaikan kondisi tanaman bila penyemprotan awal interval 5 hari penyemprotan berikutnya antara 15-20 hari.


     



Minggu, 15 Februari 2015

IRENGAN NPK ALAMI DALAM BENTUK IONIK

     Pemakaian pupuk sintetis / kimia yang terus menerus dalam jangka waktu yang panjang tanpa diimbangi penambahan bahan organik selain menurunkan kadar organik tanah ,juga akan membuat tanah menjadi keras dan masam akibat rusaknya struktur tanah serta beberapa mikroorganisme tanah tidak dapat berkembang biak. Dengan kondisi seperti ini responsip tanah terhadap pemupukan menjadi sangat berkurang sehingga untuk meningkatkan produksi pertanian sangat sulit ditingkatkan.
     Untuk memperbaiki kondisi tanah yang sangat buruk tersebut dibutuhkan pembenah tanah yang sangat kaya akan bahan organik salah satunya dengan pemberian ASAM HUMAT .
Pemberian asam humat kelahan pertanian selain akan memperbaiki kondisi fisika,kimia,biologi tanah juga akan mengangatasi kendala pemakaian bahan organik dalam volume besar ( kompos yg biasanya 10 ton /ha).Pemberian asam humat dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman,jumlah akar lebih banyak dan lebih panjang,sehingga kemampuan akar tanaman menyerap unsur hara yg diberikan lebih banyak,jumlah hara dalam daun meningkat.
     Disamping asam humat penambahan asam fulvat yg merupakan komponen pembentuk asam humat akan dapat lebih mingkatkan kinerja asam humat itu sendiri.ASAM FULVAT sendiri mempunyai kinerja khusus sebagai suplemen tanaman,membantu menjaga kelembabpan tanah,mendukung aerasi akar,menyediakan nuttrisi penting tanaman seperti kalium,megnesium dan sulfur,meningktkan permeabilitas tanaman,memperlancar ventilasi dan fotosintesis.
     Setelah  kondisi tanah cukup sehat tanamanpun akan tumbuh dengan sehat dan produksi optimum,  unsur lain yang tak kalah penting dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman adalah asam amino fungsi utama asam amino dalam tanaman adalah sebagai komponen / bahan dasar pembentukan protein yang akan digunakan untuk pertumbuhan tanaman ( fungsi setruktural ) dan enzim ( fungsi metabolisme ).
     Sedangkan penambahan crude protein dari luar supaya kecukupan nutrisi lebih terjamin untuk pertumbuhan yang optimum.Protein berperan dalam membangun sel sel baru ,memperbaik jaringan yang rusak oleh pengaruh cuaca maupun gangguan hama penyakit.Pembentukan enzim dan hormon menjadi lebih cepat dan sempurna,tanaman menjadi lebih kebal dan tidak mudah setres oleh karena perubahan cuaca maupun karena pemangkasan dan pengangkutan nutris dari akar keseluruh bagian tanaman menjadi lebih lancar dan cepat.
     Dalam kaitananya diatas dimana dalam proses budidaya semua unsur sangat dilibatkan kami berusaha membuat suatu formulasi nutrisi yang sudah disesuaikan dengan kondisi tanah,dan tanaman .
Semua unsur diatas ada dalam produk yang berlabel IRENGAN yang merupakan nutrisi organik esensial  bagi  tanaman.
Fungsi atau kegunaan Irengan antara lain :
  1. meningkatkan pertumbuhan tanaman
  2.  meningkatkan produksi 
  3. mencegah tanaman macet tumbuh
  4. memperkaya oksigen dalam tanah
  5. meningkatkan kinerja mikroorganisme tanah dan dekomposer
  6. meningkatkan daya serap pupuk dasar dan susulan
  7. merangsang mikroba non patogen lebih represif
  8. meningkatkan PH asam menjadi netral
  9. mencuci keasaman air hujan yang tertinggal di permukaan daun
  10. dosis penggunaan cuku 20 liter per ha .
Kandungan dalam irengan antara lain : asam amino, protein, humic acid, filvic acid, crude protein, npk ionik.

         
        







    ))

    Selasa, 30 Desember 2014

    MENGENDALIKAN PENYAKIT BULAI / VIRUS KUNING PADA TANAMAN CABAI

         Tanaman cabai merupakan tanaman yang banyak diminati oleh para petani atau tanaman favorit karena mempunyai nilai ekonomis yamng tinggi.Luasan tanam dari tahun ketahun semakin bertambah.
    Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh petani adalah masalah hama penyakit yang sangat sulit dikendalikan.Identifikasi yang terlambat serta ketidak tahuan petani turut andil semakin sulitnya mengendalikan penyakit yang menyerangnya.
    Penyakit utama tanaman cabai yang sangat sulit dikendalikan dan berpotensi tanaman gagal berproduksi adalah penyakit yang disebabkan oleh virus gemini. Virus gemini inilah yang menyebabkan tanaman menjadi kuning dan keriting. Mengapa tanaman mudah terserang oleh penyakit kuning ? karena kondisi tanaman sangat lemah daya tahan atau imun tanaman kurang hal ini disebabkan adanya kekurangan unsur zn,asam amino,pospat dan fe.
    Penyakit bulai masuk saat fase tanaman pada kondisi lemah diantara umur 10.20.30,40,70 dan 80 hst.
         Vektor virus kuning adalah whitefly atau kutu kebul (Bemisia tabaci). Telur diletakkan di bawah daun, fase telur hanya 7 hari. Nimpa bertungkai yang berfungsi untuk merangkak lama hidup 2-6 hari. Pupa berbentuk oval, agak pipih berwarna hijau keputih-putihan sampai kekuning-kuningan pupa terdapat dibawah permukaan daun, lama hidup 6 hari. Serangga dewasa berukuran kecil, berwarna putih dan mudah diamati karena dibawah permukaan daun yang bertepung, lama hidup 20-38 hari. Tanaman yang terserang penyakit virus kuning menimbulkan gejala daun mengeriting dan ukuran lebih kecil.
         Cara mengendalikan :
    Mengendalikan penyakit kuning yang disebabkan oleh serangan virus gemini cukup komplek dari berbagai sisi antara insektisida dan nutrisi.Gabungan keduanya akan menjadikan penyakit dan vektornya lebih mudah dikendalikan.Pemakaian pupuk nitrogen berkadar Nitrat tinggi akan mempercepat dan mempermudah tanaman terinveksi oleh virus gemini penyebabab bulai.
    A. preventif ( lewat nutrisi )
    1. Umur tanaman 7-30 hst kocor dengan agropos 20 ml ,irengan 30 ml dan za 10 gr, semua jadikan satu dalam ember berisi 10 lt air.kocoran 200 ml perbatang.
    2. Umur tanaman 35 - 50 hst kocor dengan agropos 30 ml.irengan 40 ml, za 25 gr dan primavit 30 ml ,semua jadikan satu dalam ember berisi 10 lt air.kocoran 200 ml perbatang.
    kutu kebul
    3. Umur tanaman 55-100 hst semprot tanaman dengan agropos 30 - 40 ml, primavit 40 ml ,primarin b 40 ml dalam tangki 14 liter setiap 5 hari sekali.
    4. Umur 10 hst semprot tanaman dengan aktor-9 dosis yang digunakan 1.25-1.5 ml per liter air.diulangi lagi pada umur 20-25 hst,bila diperlukan pengulangan ke 3 disemprot lagi pada umur 45-50 hst.

    B. Kuratif 
    1.pengendalian kuratif dengan menggunakan natucide 100 ec dengan dosis 30 - 60 ml pertangki 14 liter.
    bila populasi kutu kebul masih rendah penyemprotan dapat dilekukan 5-7 hari sekali. 
    Bila populasi kutu kebul sangat padat atau tinggi penyemprotan dilakukan setiap 3 hari sekali diselang seling dengan nutrisi diatas.3 hari sekali semprot natucide 3 hari kemudian semprot agropos,primavit dan primarin b sesuai dosis diatas.
    2.Untuk virus gemininya pengendalian dengan menggunakan aktor-9 dengan intreval 5-7 hari sekali dengan dosis 2-2.5 ml per liter.